Si Panda Amerika (American Panda)

Judul/Title: Si43251826 Panda Amerika (American Panda)
Penulis/Author: Gloria Chao
Penerbit/Publisher: PT Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah/Translator: Daniel Santosa
Jumlah Halaman/Number of pages: 360
ISBN: 9786020620282

Sinopsis/Synopsis:

Pada usia tujuh belas, seharusnya Mei masih menempuk pendidikan di SMA. Namun, sesuai rencana orangtuanya, gadis itu lompat kelas. Sekarang dia sudah menjadi mahasiswa baru di MIT dan berada di jalur untuk memenuhi sisa masa depan yang telah ditentukan orangtuanya: menjadi dokter, menikahi Ivy Leaguer Taiwan, lalu menikah dan memiliki anak.

Dengan segala hal yang telah dikorbankan oleh orang tuanya untuk membuat hidupnya yang menyenangkan menjadi kenyataan, Mei tidak dapat memaksa dirinya untuk mengatakan yang sebenarnya bahwa dia (1) membenci kuman, (2) tertidur dalam kuliah biologi, dan (3) naksir Darren Takahashi yang jelas-jelas bukan orang Taiwan.

Namun, saat Mei bertemu lagi dengan kakak laki-lakinya, Xing, yang terasing dari keluarga karena berpacaran dengan gadis yang menurut orangtuanya salah, Mei mulai bertanya-tanya apakah semua rahasia yang dia sembunyikan itu benar-benar berharga. Bisakah dia menemukan cara untuk menjadi dirinya sendiri sebelum jaringan kebohongan-kebohongannya terungkap?

At seventeen, Mei should be in high school, but skipping fourth grade was part of her parents’ master plan. Now a freshman at MIT, she is on track to fulfill the rest of this predetermined future: become a doctor, marry a preapproved Taiwanese Ivy Leaguer, produce a litter of babies.

With everything her parents have sacrificed to make her cushy life a reality, Mei can’t bring herself to tell them the truth–that she (1) hates germs, (2) falls asleep in biology lectures, and (3) has a crush on her classmate Darren Takahashi, who is decidedly not Taiwanese.

But when Mei reconnects with her brother, Xing, who is estranged from the family for dating the wrong woman, Mei starts to wonder if all the secrets are truly worth it. Can she find a way to be herself, whoever that is, before her web of lies unravels?

add-to-goodreads

Review:

Aku menemukan pacar fiksi baru!
Halo Darren Takahashi😍😍😍✨✨
Dia baik, menawan, dan lucu. Setiap kali dia muncul di buku, dia berhasil mencuri hatiku.

I found a new book boyfriend!
Hello Darren Takahashi😍😍😍✨✨
He is kind, charming and hilarious 😍😍 Everytime he pops up in the book, he managed to steal my heart😍😍

 

tenor


Oke, sekarang kita bahas ceritanya. Bagian pertama buku ini sangat menyenangkan dan relatable tapi bagian tengahnya sangat membuatku stress.
Mei begitu patuh dan takut kepada orang tuanya, membuatku bertanya-tanya apakah dia benar-benar pintar? Dia menggambarkan sebagai pintar tapi mengapa dia menerima semua yang orang tuanya katakan kepadanya?
Okay, now onto the story. The first part of the book is so fun and relatable but the middle part is really stressful.
Mei is so obidient and fearful to her parent, made me wonder is she really smart? She describes as smart but why she accept everything that her parent said to her?

tenor


Aku mulai tidak menyukainya, dan berpikir akan memberikan buku 3 bintang.
I began to dislike her, and thinking will give the book 3 star.

Buku ini mulai terasa tidak menyenangkan seperti yang dideskripkan di buku:Tidak ada benar salah di sini. Tidak ada moralitas hanya ada dua jalan menuju dua arah berbeda,tetapi keduanya sama-sama berujung pada rasa sakit hati. Kehidupan seperti- yang baru kusadari-Buku cerita pilih petualangannya sendiri tapi tanpa kesenangan

This book starts to feel unpleasant as described in the book:
There was no right or wrong here. No morality. Just two roads, leading in different directions but both ending in heartbreak. Life was, as I was finding out, Choose Your Own Adventure with most of the fun stripped away.

giphy
Tapi terima kasih Tuhan, pada akhirnya, Mei menjadi lebih baik. meskipun aku pikir dia mengambil langkah/cara ekstrem dan berpikir dengan cara hitam-putih. Penyelesaian konfliknya pun terasa agak terburu-buru / terlalu disederhanakan tetapi bagian akhir buku membuatku tersenyum dan sangat bahagia. 😍😍😆✨ (Aku berharap Mei belajar negosiasi yang lebih baik)

But thanks God, in the ends, she got better. although I think she kinda took it in extreme way and thinking in black-white fashion. And the resolution kinda rushed/oversimplified but the ending made me smile and so happy. 😍😍😆✨ I hope that Mei  learn better negotiations.

4 bintang dariku! 4 star from me!

tenor-1

Begitu aku berhenti mati-matian untuk jadi orang lain, aku mulai menikmati hidup. Hidup sendiri memang sulit tapi jelas lebih baik daripada membenci diriku sendiri selamanya

Once I stopped trying so damn hard to be someone else, I started to enjoy life. Being alone was hard, but better than feeling shitty about myself all the time.

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats