Seruni Karya Almas Sufeeya

cover seruni.jpg

Kisah Lain Dari Anak Tiri

Judul                            : Seruni

Penulis                          : Almas Sufeeya

Editor                           : Triana Rahmawati

Penerbit                       : Republika

Tahun Terbit                : Pertama, Februari 2017

Jumlah Halaman          : 239 halaman

ISBN                           :  978-602-0822-39-6

Peresensi                     : Muhammad Rasyid Ridho, Pengajar Kelas Menulis SMKN 1 Tapen Bondowoso

“Segelap apapun hidup yang pernah dijalani, kesempatan untuk berubah menjadi lebih selalu ada.” (halaman 232)

Kisah-kisah fiksi tentang anak tiri hampir selalu sama. Mereka menjadi bulan-bulanan kejahatan dan kekejaman ibu tirinya, baik secara fisik dan psikis. Seperti juga kisah dalam novel keluarga yang berjudul Seruni ini. Novel Seruni adalah karya Almas Sufeeya. Sampulnya menarik dengan warna yang cerah, bergambar wanita memakai kimono Jepang dan bunga mawar.

Padahal jelas tertera besar, judul bukunya adalah Seruni. Mengapa bunga mawar? Ternyata mawar menjadi akan menjadi sesuatu yang punya hubungan dalam cerita. Gambar perempuan berkimono ini karena memang novel ini tentang Seruni yang tinggal di Jepang.

Seruni telah lama kabur dari rumah dan tinggal di Jepang. Kemudian dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dengan sebuah misi. Meski begitu, dia tidak harus tinggal di mana, karena dia pun kabur dari Jepang. Akhirnya, dia bertemu dengan Ana di depan Resto Ramsu. Sebuah restoran yang menjual kuliner Jepang seperti ramen dan sushi (halaman 6).

Ana adalah pemilik Resto Ramsu bersama Rifat. Ana memiliki kakak tiri bernama Aster, dan dua adik tiri kembar yang bernama Cantik dan Jelita. Aster mengalami kesedihan mendalam karena merasa bersalah atas bunuh diri adiknya yang bernama Krisan. Penyebab Krisan bunuh diri, kemungkinan besar karena perlakuan ibu tiri yang sangat tidak baik kepada dia, dan kakaknya, Aster.  Karena adiknya bunuh diri, Aster jadi tidak mau makan, jarang bicara, banyak melamun, tubuh kurus tak terurus. Selama ini yang memperhatikan, membantu dan merawat Aster adalah Ana. Kedua adiknya dan Devi-ibu tirinya tidak pernah sekalipun mengurus.

Mengetahui Seruni pernah tinggal di Jepang dan bisa membuat ramen. Dia pun mengajak Seruni untuk menjadi pegawai barunya, kebetulan pegawai lamanya berhentu. Seruni pun mengiyakan (halaman 16). Dia tidak tahu, bahwa dari sini ternyata memudahkan dia menjalankan misi dan bertemu dengan orang yang selama ini dicarinya.

Tokoh lain adalah Taro, dari Jepang dia terbang ke Indonesia untuk mencari seseorang. Dia bertemu dengan Ana dan Aster. Kemudian bertemu dengan orang yang dicarinya yaitu Seruni di Resto Ramsu. Setelah ini, kisah mereka semakin membuat penasaran.

Mengapa Taro mencari Seruni? Mengapa Adik Aster, Krisan bunuh diri? Apa hubungan mereka dengan tokoh bernama Mawar? Intinya Seruni merasa bersalah atas apa yang pernah dia lakukan, dan dia tersadar. “Setiap orang punya masa lalu yang baik dan buruk, berkesan dan menyakitkan. Nggak ada manusia yang sempurna.” (halaman 229).

Memang tidak mudah, dan tidak sedikit masalah yang hadir membangun keluarga baru setelah perpisahan perceraian. Akan ada masalah, baik dari anak atau dari istri dan keluarga baru. Meski, memang hal ini tidak bisa dipukul rata dalam setiap kasus perceraian yang ada.

Novel ini tidak hanya menghibur tetapi juga bertabur makna dan kutipan menarik. Seperti tentang kehidupan berkeluarga, juga tentang nilai doa dalam seorang yang beragama.  “Berdoa. Meminta ketenangan hati kepada Tuhan yang menciptakan hati.” (halaman 162)

Maka, tak pelak novel ini sangat direkomendasikan untuk dibaca menemani akhir pekan Anda. Selamat membaca!

*dimuat di Harian Singgalang

**Ingin memesan buku? Ke Toko Buku Hamdalah wa http://bit.ly/085933138891
gabung juga di grup
 di http://bit.ly/TokoBukuHamdalahWhatsApp dan http://bit.ly/TokoBukuHamdalahTelegram

***Ohya, kalau mau mencari info tentang buku baru, resensi buku, quotes dan info kuis atau giveaway berhadiah buku, bisa gabung ke channel telegram yang saya kelola yang bernama Buka buku Buka Dunia : t.me/bukabukubukadunia

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats