Review ROSE : Bunga Yang Terlambat Mekar


Judul : Rose

Penulis : Sinta Yudisia

Penerbit : Indiva Media Kreasi

Tahun : 2012

Tebal : 320 halaman

Isbn : 978 602 8277 46 4






Sinopsis :
Karena Mawar itu berduri, maka ia mampu menjaga keindahan kuntum-kuntumnya. Tetapi Mawar, gadis tomboy sekaligus jago karate yang senang mendaki gunung ini, tak hanya dituntut menjaga dirinya sendiri. Ia harus mengembalikan kehormatan keluarganya yang tercabik-cabik.
Ketiak Cempaka, Sang kakak nan cantik dan menjadi idola semua pria bermaksud menggugukan bayi dari hasil hubungan di luar nikahnya, Mawar menentang keras. Ketika si bayi akhirnya lahir dan Cempaka mencampakkannya, Mawar pun merawat Yasmin, si bayi itu. Ia rela orang-orang mengira bahwa Yasmin adalah anaknya, padahal ia tak bersuami, sementara Cempaka, melenggang dalam karirnya tanpa ada yang mencurigai asal-usulnya.
Ketika sang ibu terjebak dalam lilitan hutang, yang membuat rumah mereka disita dan mereka semua harus pergi dari rumah antik peninggalan almarhum ayah mereka, Mawar pun memimpin kebangkitan keluarga dengan bersusah payah mencari nafkah.
Bahkan Mawar pula yang berjuang keras membiayai kuliah Melati, adiknya yang bungsu di Fakultas Kedokteran, sementara kuliahnya sendiri terlantar, karena sibuk bekerja.
Bagaimana jika semua pengorbanan itu seperti tak mendapatkan balasan?
Saat Cempaka yang telah menjadi selebritis terkenal dan memiliki suami yang kaya raya mendadak bermaksud mengambil Yasmin, hanya untuk membuktikan kepada keluarga suaminya yang terhormat itu, bahwa dia tak mandul?
Saat Melati dipersunting oleh seorang dokter yang shalih dan tampan, dan meminta izin kepadanya untuk menikah, sementara Mawar yang membiayai kuliahny tak juga dipersunting seorang lelaki? Mawar yang perawan tua, kuliahnya kedodoran, dan kotor karena mengurusi peternakan ayam yang menyunggi perekonomian keleuarga , seakan tak memikat para lelaki
Ada banyak hal  manis yang begitu sulit untuk diowujudkan. Salah satunya adalah keikhlasan. Mawar, dalam novel ini mengajari kita untuk tak terlalu sering mengumbar air mata. Ia tetap tersenyum, meskipun seringkali tekanan demi tekanan membuat jiwanya hancur berkeping-keping.


Review :

Rose adalah salah satu dari empat bersaudara. Cempaka, Dahlia, Rose, dan Melati. Masing-masing memiliki karakter yang berbeda-beda. Namun karena judulnya adalah Rose, maka tokoh sentral novel ini adalah Rose.
Untuk sinopsisnya tidak perlu saya jelaskan lebih lanjut. Karena sudah terpampang di atas. hehehe.

Dari novel ini, jujur saya merasa berada di sebuah keluarga yang penuh dengan konflik. Apalagi semuanya adalah perempuan. Well, benar-benar merasakan bagaimana tingkah laku para perempuan. Hehehe.

Yup, seperti yang telah disebutkan bahwa novel ini mengajarkan sebuah keikhlasan dan kesabara. Ingat bersabar bukan berarti pasrah dengan keadaan, tetapi juga berusaha mencari jalan keluar. Seperti Mawar yang rela keluar dari pendidikannya untuk menopang kehidupan keluarga. Juga dia menyadari bahwa sebuah kesalahan tidak perlu ditambah lagi hingga besar. Pada kasus Cempaka yang akan menggugurkan kandungannya. Memang Mawar, menerima banyak cacian, pandangan buruk dari masyarakat. Tetapi dia tetap bahagia dengan sebuah kehidupan baru yang lahir dan berada di tangannya, walaupun anak itu bukan anak kandungnya. Dia menyanyangi Yasmin seperti anak kandungnya. Kesalahan itu terletak pada kedua orang tuanya, bukan bayi yang baru lahir itu. Jadi tidak tepatlah bila kita menghakimi sebuah anak dengan sebutan 'anak haram', bukan?

"Ketika seorang gadis hamil di luar nikah, seluruh komposisi  hidupnya berubah. Dirinya, keluarganya. Hal-hal yang terjadi kadang di luar kesadaran, seolah mengugurkan kandungan atau menikahkan dnegan seorang lelaki - demi menutupi aib mampu mengembalikan kehidupan kembali seperti sedia kala. Padagal tidak. Sama sekali tidak."

Mitos jawa yang kenatal tentang anak perempuan yang tidak boleh dilangkahi, dalam artian, sang adik perempuan tidak boleh lebih dulu menikah sebelum kakak perempuannya pun tidak Mawar acuhkan. Apakah dia akan benar mendapat jodoh yang sebenarnya?

Bagaimana dengan Yasmin?
Well, kisah ini memang berbalut islami, namun tidak masalah. Bahwa kehidupan memang tidak selalu mudah. Namun ketika seseorang lebih dekat dengan Tuhannya, hati akan jauh lebih tentram. dan segala kesulitan akan ada kemudahannya. Islam bukan hanya tentang sholat dan puasa. tetapi esensinya lebih dari itu.

Ikatan keluarga yang kental juga mengingatkan bahwa seperti apapun kesalahan kita, maka keluarga akan selalu menerima kita dengan tangan terbuka. :)

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats