REVIEW My Brave Action

“Visi adalah seni melihat apa yang tak terlihat oleh orang lain.” (hlm. 3)

Apakah visi itu? Mudah bagi kita untuk menemukan definisi visi. Menurut penulis, visi adalah gambaran keinginan yang jelas seperti apa diri kita di masa depan. Misalnya, lima tahun ke depan kita mau jadi apa atau seperti apa. Dengan visi yang kuat, kita tak hanya mampu melihatnya, tetapi juga merasakannya.

Jika visi kita samar-samar, kita akan tergoda mengikuti apa kata orang lain. Dengan visi yang jelas, spesifik, kita tahu apa yang harus kita lakukan. Perjalanan hidup terfokus. Bahkan ketika dihalang-halangi dengan berbagai rintangan, orang yang punya visi tak terkalahkan.

Visi yang jelas dan spesifik seperti lampu sorot yang sangat terang. Kita jadi bisa melihat setiap detail dari ‘bentuk final’ yang ingin kita raih. Agar visi kita jelas dan terang, bayangkan apa yang terjadi jika mimpi kita sudah tercapai, kondisi fisik seperti apa yang kita peroleh, apa saja yang kita dapatkan, perasaan bagaimana yang kita miliki, senangnya seperti apa, bahagianya seperti apa, bangganya seperti apa dan sebagainya.

Kemudian soal bagaimana teman mempengaruhi masa depan kita. Pertama, teman mengubah keyakinan kita atas satu hal. Bagaimana bisa? Karena jika suatu keyakinan kita terima, lihat, dan dengar secara berulang-ulang, lama-lama kita akan memiliki keyakinan yang sama. Kedua, teman mempengaruhi kepercayaan diri. Jika teman-teman kita mengakui bahwa kita hebat, kita akan memiliki kepercayaan diri tinggi. Jika sebaliknya, otomatis kepercayaan diri kita akan rendah. Maka bergaullah dengan teman yang bisa memberikan kesan positif bagi kita agar mindset kita ikut positif. Ketiga, teman mempengaruhi perilaku kita. Jika teman-teman kita ramah pada orang lain, kita pun akan ikut ramah. Kita sering melihat bagaimana teman kita memperlakukan tamunya. Itu akan menjadi contoh bagi kita untuk melakukan hal yang sama. Keempat, teman mempengaruhi emosi kita. Jika teman kita sedih, kita akan ikut sedih. Jika teman kita pesimis, kita juga jadi pesimis. Maka supaya kita maju, bergaullah dengan teman-teman yang selalu optimis.

Jangan pernah takut miskin. Sebab orang miskin juga bisa sukses. Asalkan memiliki motivasi tinggi untuk mengubah hidup kita agar tak kesusahan lagi. Kemiskinan kita di masa lalu yang begitu menyakitkan, sehingga kita benar-benar tak mau miskin lagi. Sakit hati karena mendapat penghinaan karena kemiskinan, biasanya akan menjadi semacam cambuk untuk berubah yang lebih baik lagi. Lingkungan yang mendukung kita untuk memilik cita-cita yang tinggi. Banyak contoh yang diidolakan kita sehingga kita termotivasi untuk menjadi seperti idola kita. Dan banyak membaca buku yang bisa memotivasi diri kita.

Apa pun profesi kita, ancaman kegagalan selalu ada. Jika kita terbelenggu dan menganggap kegagalan itu sebagai penghalang yang menakutkan, kita tak akan pernah kemana-mana. Apakah Albert Einstein tak pernah gagal di sekolahnya? Mungkin aneh kalau kita mendengar bahwa Einstein yang dikatakan sebagai orang paling genius sedunia pernah gagal di sekolah. Tapi kenyataannya begitu. Hanya saja hal itu tak pernah menghambatnya.

Satu lagi hal yang saya suka dari buku ini. Di BAB mendekati penutup, penulis menceritakan kisah David Beckham. Pemain bola idola saya sejak zaman SD, hahaha… x)) Ternyata David Beckham sudah bercita-cita menjadi bola sejak kecil. Beckham tauk mau mimpinya sia-sia hanya karena keterbatasan yang menghambatnya kala itu. Ketika ia memutuskan menjadi pemain bola, ia sudah berlatih keras sejak kecil. Ia berfokus pada mimpi itu. Ia berlatih melebihi teman-temannya. Sekarang, siapa yang tak mengenal David Beckham? Dia pemain sepak bola hebat dan dunia mengakuinya. Dia amat terkenal, bahkan namanya setara dengan bintang-bintang Hollywood. Dia menjadi pemain sepak bola terkaya di dunia. Dengan kekayaannya sekarang, ia tinggal menikmati masa pensiunnya dengan nyaman sejahtera, dan kekayaannya tak akan habis mungkin hingga dua tiga turunan.

Keterangan Buku:

Judul                                     : My Brave Action

Penulis                                 : Heriyanto Tandra

Desain sampul                   : Suprianto

Penerbit                              : PT Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2015

Tebal                                     : 158 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-0791-6

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats