Pirgi dan Misota – Giveaway Winner Announcement!



"Dengar, mulai sekarang kau sebatang jamur ya. Bukan sebatang jamur biasa, kau bisa berubah menjadi jamur raksasa dan menghancurkan semuanya. Itu yang harus kau percayai, Pirg."

---

Pirgi dan Misota terdengar aneh sebagai sebuah judul cerita. Dengan desain sampul bergambar jamur, awalnya aku pikir kata Pirgi dan Misota merujuk pada spesies jamur. Ternyata tebakanku salah total.

Pirgi bekerja di toko roti, masih berusia 22 tahun kala itu dan jatuh cinta dengan seorang penulis yang usianya hanya terpaut sedikit dengan usia ibunya. Lelaki itu mengaku bahwa dirinya seorang penulis. Pirgi pun kepincut, jadi jatuh hati sejak pertemuan pertama mereka yang secara tidak sengaja terjadi sewaktu istirahat makan siang. 

Mereka akhirnya bersama. Namun, kejanggalan-kejanggalan kerap terjadi. Nodee, atau lelaki penulis itu, perlahan-lahan memperlihatkan watak yang berbeda dengan apa yang dikenal Pirgi. 

Apa yang terjadi di dalam rumah tangga Pirgi selalu diceritakan kepada karibnya, Misota. Hanya Misota-lah yang tahu apa-apa yang terjadi dengan Pirgi. Sebentar-bentar, Pirgi menghubungi, atau bahkan datang ke rumah sewanya. Hubungan Pirgi dan Misota sangatlah dekat. Tetapi sebenarnya, ada sesuatu yang disembunyikan oleh Ibu dari Pirgi. Ibu memang secara terang-terangan mengatakan bahwa ia tidak menyetujui hubungan Pirgi dengan Nodee. Lelaki itu terlalu tua untuk menjadi suaminya. Tetapi di balik itu semua, ada lagi yang ibu tidak bisa ceritakan kepada Pirgi.

Itulah yang menjadi penutup novel Pirgi dan Misota. Mungkin tidak bisa dibilang novel juga sebab ceritanya hanya setebal 132 halaman saja. Cerita ringan dengan kosa kata yang mudah dipahami. Barang tentu bisa dihabiskan dalam waktu singkat. Atau bahkan hanya dengan secangkir kopi dan roti kaya.

Yetti A.KA selaku penulis tidak main-main. Kalau membawakan cerita tentang rumah tangga, ya bahasa "dewasa"-lah yang digunakan. Novel ini bukan novel teenlit. Maka, jangan kaget jika tiba-tiba ada kata-kata yang terkesan vulgar -- padahal ya memang begitu seharusnya dideskripsikan. 

Secara penceritaan, Pirgi dan Misota tidak memiliki alur waktu yang eksplisit. Pembaca hanya perlu mengikuti kemana cerita mengalir. Apakah masa lalu atau masa kini. Tetapi meski begitu, jika pembaca melakukan pembacaan cepat juga tidak bingung. Karena itu tadi, cukup ringan meski penutupnya membuat tercengang.


Pirgi dan Misota
Penulis: Yetti A. KA
Tahun terbit: 2019
Penerbit: DIVA Press
Jumlah halaman: 132 halaman

---

GIVEAWAY~


Penasaran tidak dengan misteri yang sebenarnya disembunyikan dari kehidupan Pirgi? Well, Diva Press punya satu eksemplar buku Pirgi dan Misota yang bisa kamu nikmati.

Terima kasih untuk semua jawaban unik yang masuk ke dalam kolom komentar. Setelah aku membaca jawaban teman-teman dan mengecek apakah semua kewajiban follow sudah terpenuhi, maka aku umumkan bahwa pemenang dari Blog Tour and Giveaway Pirgi dan Misota di Shiori-ko adalah (drum roll):


Selamat ya! Nantinya, akan dihubungi melalui DM Twitter.

Dan untuk yang belum beruntung, silakan mampir ke Bibliough. Siapa tahu, jadi memang di sana kan :D

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats