Pengalaman Gathering & Launching AROMA KARSA

Dee Lestari saat Launching Aroma Karsa (7/4), Auditorium Cikini. Pict source here
Jakarta (7/4) - Suasana hangat namun elegan menyambut kedatangan saya saat menghadiri acara launching novel terbaru Mak Suri a.k.a Dee Lestari. Buku Aroma Karsa awalnya terbit tiap dua harian di platform Books Life. Namun kini bisa juga hadir dalam edisi cetaknya yang setebal 725 halaman.

Acara siang hari kemarin cukup intim dan meriah, karena dihadiri tamu VIP kenalan dekat sang penulis, pembaca yang tergabung di Digi Tribe serta media dan undangan yang sudah mendaftar sebelumnya.

Dee yang siang itu mengenakan pakaian dengan suasana batik membuka acara dengan pembacaan musikalisasi dari salah satu part dari Aroma Karsa. Sambutan tepuk tangan meriah menyambutnya saat memasuki panggung. Namun suasana seketika hening ketika Dee mulai menyanyikan kalimat demi kalimat. Memukau. Itu yang dirasakan semua yang hadir.



Aroma Karsa adalah satu dari karya terbaik Dee. Bukunya kali ini mengangkat tema 'indera penciuman'. Yang mana ada pengalaman panjang yang dilalui penulis dalam proses penulisannya. Buku ini tidak hanya menggugah pembaca namun memberi pembelajaran tersendiri bagi Dee Lestari. 

Dee mengaku bahwa ia melakukan riset panjang mengingat buku yang ditulisnya memiliki karakter yang sangat banyak dan diperlukan kesabaran ekstra. Dee tidak bisa memilih karakter mana yang paling disukainya. Baginya ia harus memiliki keberpihakan terhadap  masing-masing karakternya. Ia harus menyukai karakter Arya sekalipun ia antagonis, begitu juga dengan Suma, Jati Wesi dan karakter lainnya.

Continued .....

(I'll be back soon after charge my lappy ....) -,-v


Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats