Kilas Buku: [Review and Giveaway] Ya, Aku Lari!


Mat Kid keluar dari penjara setelah 9 tahun lamanya mendekam di sana. Ia sudah bertekad untuk meninggalkan dunia hitam yang dulu pernah ia lakoni. Pertama yang ingin dilakukannya adalah menemui Alta, anak gadisnya yang sudah dewasa. Lalu ia ingin membuka usaha kafe dengan bekal kemampuan meracik kopi yang ia dapat dari penjara. Sayangnya, niat baiknya tak bisa berjalan mulus. Tidak semudah itu meninggalkan kejahatan yang telah membesarkanmu.

Seorang teman lama yang dianggap Mat Kid sebagai sahabat telah menyediakan berbagai fasilitas untuknya mulai dari papan, hingga mata pencarian. Samon rela melakukan itu semua agar Mat Kid mau kembali bekerja dalam dunia yang sama dengannya. Bagi Samon laki-laki Itu adalah aset agar bisnisnya berjalan lancar.

Bisnis kotor tetap saja kotor. Main di ruang ber-AC atau di comberan sama saja kotornya." (hlm. 132)

Lantas apakah Samon mampu memaksa Mat Kid yang sudah sangat ingin bertobat? Dan apakah Kid sendiri mudah tergoda?
Novel pertama Hasan Aspahani ini dibuat dari skenario film yang juga dikarang oleh dirinya. Ia adalah maestro puisi yang baru kali ini menelurkan novel. Itulah yang membuat Saya Tertarik.

Novelnya tidak lebih dari 200 halaman. Namun jalan ceritanya penuh liku, rumit seperti labirin. Cerita Mat Kid, meskipun menjadi kisah utama, ia menjadi pembuka kisah lainnya, yang saling terkait.

Ada beberapa points yang ditekankan penulis: politik, bisnis illegal, pencucian uang, agama, teroris, dan tobat. Saya menangkap penulis menganggap politik adalah wilayah abu-abu, seperti bisnis lama yang dijalani Mat Kid dan Samon. Mat Kid bilang bahwa hal putih dalam urusan mereka pun bisa menjadi abu-abu.

Kebaikan seringkali disalahgunakan untuk tujuan yang tidak benar. Atau Kadang tujuan dan niat yang baik harus melalui proses yang salah. Hal beginilah yang menjadikan kebaikan sebagai hal abu-abu, tidak jelas apakah ia benar kebaikan atau malah terjerumus pada kejahatan.

Agama. Setiap agama memiliki golongan tersendiri, setidaknya konservatif dan liberal, bahkan radikal. Dalam cerita, Hasan menyisipkan kisah bagaimana Indonesia sedang dalam kondisi darurat radikalisme sejak tragedi bom yang dilakukan oleh sekelompok orang yang identik dengan jubah, jenggot panjang nan tebal, dan bercadar. Ada sedikit usaha dari Hasan untuk menitip pesan bahwa tidak semua orang berjubah dan bercadar menganut paham radikal. Banyak dari mereka yang mendukung pemerintah dan senang berbaur dengan masyarakat yang heterogen.

Ya, Aku Lari! memiliki masa lalu yang saling terkait dari para tokohnya. Setiap tokoh punya karakter yang berbeda, begitu juga dengan masalah yang mereka punya.



Data buku:

Judul: Ya, Aku Lari
Pengarang: Hasan Aspahani

Penyunting: Addin Negara

Sampul: Sukutangan

Cetakan: 1, Desember 2018

Penerbit: DIVA Press

GIVEAWAY  TIME ⌚!! 

Tersedia satu novel "Ya, Aku Lari" karya Hasan Aspahani di blog Baca Biar Beken sebagai bloghost pembuka dalam rangkaian blogtour bersama Penerbit DIVA Press bulan Desember ini. Berikut ini cara ikutan kuisnya:

1. Wajib follow IG fiksi.divapress. Jika tidak ada IG, boleh follow akun Twitter DIVA_Fiction atau like Fanpage Penerbit DIVA Press.

2. Wajib share/membagikan postingan kuis ini di media sosial kamu.

3. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar. Cukup satu kali saja. 

Kenapa kamu pingin banget baca buku ini?

4. Format jawaban:
Nama:
Media sosial/email kamu:
Link share:
Jawaban:

5. Kuis berlangsung sampai 16 Desember 2018. Akan dipilih satu pemenang untuk mendapatkan satu novel "Ya, Aku Lari" karya Hasan Aspahani gratis. 

6. Giveaway ini hanya berlaku untuk calon pembaca yang memiliki alamat kirim di wilayah Republik Indonesia.

Semoga beruntung yaa

UPDATE: PEMENANG GIVEAWAY INI ADALAH @MUFTIH. SELAMAT YA. DAN MOHON INFOKAN DATA DIRI YA. 

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats