Kacamata Seorang Pembaca


Saya hobi menimbun, sejak kecil saya selalu menyimpan barang koleksi saya seperti menyimpan harta karun, sesuatu yang berharga dan harus dilindungi. Bahkan di usia saya yang dewasa muda ini *uhuk, saya masih memiliki jepit rambut dari jaman saya SD. Namun, lambat laun ketika saya semakin dewasa saya harus realistis, saya harus merelakan. Misalkan saja berbagai koleksi tentang Sailormoon, dulu saya punya berbagai poster yang menempel di diding. Ketika ayah saya mulai melarang apa pun yang menempel di tembok dan harus dicat ulang, saya terpaksa mencopot dan setelah itu bingung mau saya apakan. Tidak ada lagi anak kuliah yang diding kamarnya penuh dengan berbagai macam poster idola dan berbagai barang yang tidak bermanfaat lagi bagi orang dewasa. Saya belajar merelakan, saya pilah mana yang masih bisa saya gunakan.

Pun dengan koleksi buku saya, saya sering kali curcol ketika saya ada di masa muak dengan koleksi saya karena tidak bisa segera dibaca, apalagi direview, bahkan saya sampai menanyakan ke diri sendiri apakah benar ini yang saya mau? Saya pun mengambil jeda, saya mengalami reading slumps cukup parah dan melampiaskan ke drama Korea, masa di mana saya mulai kecanduan lagi dan semakin jarang membaca. Waktu itu saya seperti mesin yang harus dituntut melakukan pekerjaan tanpa kenal lelah, sampai akhirnya kehilangan kendali, rusak.

Baca selengkapnya ยป

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats