Daftar Bacaan September 2016

*

Bikin target sendiri, tapi tidak ditepati sendiri. Manusia~~

Iya, Agustus kemarin #TantanganBacaGRI dari Goodreads Indonesia (@bacaituseru) mengambil tema ‘buku yang berusia lebih dari seratus tahun’. Saya pun memilih Anna Karenina (pertama kali terbit tahun 1878) terbitan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) tahun 2007. Sebenarnya saya sudah pernah mencoba membaca Anna Karenina sebelumnya. Penasaran saja, karya klasik yang masih dibicarakan orang sampai sekarang berarti secara kualitas tidak perlu diragukan. Selain itu, juga karena pengin baca bukunya dulu sebelum nonton filmnya.

Lalu karena satu dan lain hal, tantangan baca itu nggak berhasil ditaklukkan. Bahkan sampai tanggal 5 September ini saya baru sampai di halaman 380 dari 500an halaman. Lambat banget.

Anna Karenina, bagus sih. Tapi detail-nya agak membosankan karena melibatkan politik zaman dulu, membosankan karena tema seperti itu bukan kegemaran saya. Sebaliknya, buat yang suka sejarah dan politik, tentu akan suka. Makanya, saya bacanya fokus ke kisah cinta antara Anna Karenina dan Vronskii aja, deh. Lebih ringan daripada urusan kebangsawanan, bisnis, politik dan sebagainya. Barangkali nggak semua film adaptasi novel harus saya tonton setelah baca bukunya. Agak sulit terwujud kalau tetap memaksakan diri.

Selain tentang Anna Karenina, dua kalimat tadi juga bisa saya terapkan pada film Me Before You. Begitu tahu bahwa film ini berdasarkan novel (best seller pula), langsung deh timbul keinginan untuk baca novelnya dulu. Tapi tapi tapi, bukunya belum terbeli tapi filmnya sudah tayang. Ya sudah lah yaa, akhirnya kemarin saya nonton Me Before You.😀 Alasan utama untuk nonton film ini tentunya karena genrenya romance, kedua karena adaptasi novel, terakhir karena terpengaruh iklan yang bilang bahwa ini film bagus.

Well, review Me Before You dari penonton yang belum baca novelnya, bisa saya ringkas sebagai berikut: Me Before You adalah tontonan yang menyenangkan, dari awal sampai akhir. Utamanya karena tokoh Louisa yang nyentrik abis, plus cerewet. Sebaliknya tokoh Will yang menjadi pahit karena mengalami hidup juga lumayan, hmm kurang judes sih tapi cukup. Konfliknya meski agak mainstream tapi bagus, yang bikin sedikit berbeda tentu keputusan Will yang tidak bisa diganggu gugat. Gambarnya kece. Memanjakan mata. Love banget.❤ Bagi yang suka film drama, boleh lah nonton Me Before You.

Nah, berhubung novel Me Before You tidak akan masuk daftar bacaan bulanan dalam waktu dekat, yuk pilah pilih buku lain sebagai daftar bacaan September 2016. Tapi ingat, jangan sampai target yang dibikin sendiri malah dilanggar sendiri ya.

FullSizeRender

1. Wonder (R. J. Palacio).

2. Of Love and Other Demons (Gabriel Garcia Marquez). Agak nggak yakin apakah ini adalah kisah roman dan mengandung unsur ‘kasih tak sampai’, tapi akan dicoba dulu membaca buku ini untuk baca bareng @_bacaisme September 2016 dengan tema ‘kasih tak sampai’. Kalau ada, berarti nggak perlu ganti buku.

3. Manuskrip yang Ditemukan di Accra (Paulo Coelho). Karena tipis, maka ini didedikasikan untuk reading challenge dari @MondayFF dengan tema: ‘buku yang punya lebih dari 150 halaman’.

Satu lagi reading challenge yang belum ditentukan bukunya apa, yaitu #tantanganbacaGRI September 2016. Tema untuk September adalah buku yang dipinjam dari perpustakaan. Artinya harus ke perpustakaan dulu baru pilih buku yang hendak dibaca, sedangkan sampai sekarang belum tahu kapan akan ke perpustakaan. Let’s see aja perpustakaan mana yang akan kedatangan saya di bulan September ini.

Kalau kalian, ada rencana baca apa di bulan September ini? Share, dooong… :’D

*

Bagi yang belum tahu, sebelumprolog adalah blog saya yang secara khusus didedikasikan untuk membicarakan buku. Sedangkan blog utama saya adalah mandewi.com. Sila berkunjung. Ada catatan perjalanan saya ke Dataran Tinggi Dieng di sana. :)

***


Share this post:

Recent Posts

Comments are closed.

View My Stats