Caw Man vs Spinning Man


Judul: Pengendali Gagak
Judul Asli: The Crow Talker
Pengarang: Jacob Grey
Penerbit: by Gramedia Pustaka Utama (2019)
ISBN: 9786020627687
Jumlah Halaman: 272 halaman
Penerbitan Perdana: 2015





Lihat sinopsis
Blackstone dulunya kota yang gegap gempita. Kemudian masa Musim Panas yang kelam menerpa habis kota tersebut, meninggalkan seorang anak bernama Caw yang kini hidup di jalanan, bersama satu-satunya teman yang dimilikinya; sekumpulan burung gagak.

Caw tidak pernah tahu mengapa dia bisa memahami gagak-gagak itu. Tetapi ketika ia menyelamatkan seorang gadis bernama Lydia dari serangan mengerikan, Caw menemukan banyak lainnya yang seperti dia; para feral yang dapat bicara pada binatang tertentu. Dan beberapa dari mereka sangat berbahaya.

Sekarang, feral yang paling jahat dari semuanya––Spinning Man––sedang beraksi kembali. Dan untuk menyelamatkan Lydia, juga keluarga gadis itu, dan seluruh kota Blackstone, Caw mesti segera menguasai kemampuan yang ia tidak pernah tahu dimilikinya… dan bersiap untuk melawan kegelapan yang tidak pernah ia bayangkan.

Caw adalah bocah yang dibesarkan oleh para gagak setelah kematian kedua orang tuanya delapan tahun lalu. Saat itu, musim panas kelam, para Feral -pengendali binatang-, berhasil mengalahkan Spinning Man, si pengendali laba-laba, namun saat ini, death eater para pengikutnya mencoba mengembalikan dia dari alam kematian. Dan Caw dan sahabatnya Lydia entah mengapa terseret dalam semua kekacauan yang terjadi.

Diawali dari perkenalan yang tidak disengaja saat Caw mengintip ayah Lydia -seorang kepala penjara- mengejar tiga orang tahanan yang melarikan diri, hingga mimpi-mimpi Caw tentang seorang manusia Laba-laba (bukan Spider Man). Para gagak sudah memperingatkan Caw untuk menjauhi masalah ini, tapi saat seorang penjaga perpustakaan yang baik hati ikut menjadi korban, Caw dengan nekad memburu kejelasan masalah ini.


*  *  *

Ini ternyata buku petualangan anak-anak yang bagus, konstruksi ceritanya jelas, world building-nya mudah diterima, alurnya terjaga dan baik premis maupun endingnya oke punya. Ide ceritanya campuran antara Graveyard Book dan Harry Potter dengan sedikiiit magical reality ala Murakami. Sayangnya, dibandingkan kedua buku/seri tersebut, terlalu banyak hal yang disederhanakan di cerita ini, hingga auranya tidak semewah mereka. Padahal banyak twist dan kejutan yang menyenangkan. Tentang pedang dan keistemewaan Caw, misalnya. Atau tentang para Ferral yang lain.

Aku suka twist tentang Lydia dan karakterisasi Lydia sendiri. Cewek ini boleh juga, nekad bikin kejutan gak disangka-sangka.




Cover trilogi terbitan Harper Collins


Seri ini, sejauh ini, adalah sebuah trilogi. Semoga GPU segera melanjutkan penerbitan buku kedua dan ketiganya. Sudah lama aku tidak menunggu-nunggu kelanjutan sebuah seri seperti mennggu seri buku ini.




Goodreads Review

Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats