BOOK REVIEW | HONEYMOON EXPRESS – MIA ARSJAD



Judul Buku : Honeymoon Express
Penulis : Mia Arsjad
Editor : Asty Aemilia
Desain Sampul : Ella Elviana
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal Buku : 312 halaman
Terbit : Mai, 2017
ISBN : 978-602-03-4613-7

B L U R B

Alva bukan sekadar teman lama. Dia laki-laki yang selalu bikin jantung Shera berdebar nggak keruan sewaktu dikampus.

Dan setelah sekian tahun, reaksi debarnya jantungnya masih sama. Tapi lamunan Shera langsung buyar setelah Alva bilang dia mau memakai jasa Honeymoon Express –biro perjalanan bulan madu milik Shera- untuk merancang bulan madunya dengan wanita lain! Rasanya seperti patah hati dua kali dengan orang yang sama.

Tapi, yang namanya bisnis harus professional. Shera setuju menangani langsung proyek bulan madu Alva sambil diam-diam menikmati setiap kali berada di dekat Alva. Shera nggak menyangka, semuanya jadi berantakan karena ternyata proyek bulan madu Alva bukan bulan madu biasa.


K I L A S   B A L I K

Shera lupa kalau manusia hanya bisa merencanakan tapi Tuhan yang menentukan segalanya. Dan itu terjadi saat Shera yakin dengan rasa percaya dirinya kalau ia bisa tetap bersikap professional terhadap Alva si klien barunya sekaligus cinta terpendamnya di masa-masa perkuliahannya dulu. Padahal sebelumnya Yulia, sahabatnya Shera sudah memperingati hal tersebut sebelumnya.

“Nggak ada yang lebih menyenangkan daripada perasaan yang dibalas setimpal saat kita jatuh cinta, Sher. Lo memang bilang lo paling anti jadi pengganggu hubungan orang, tapi satu hal yang lo harus ingat, Sher… Nggak semua hal di dunia ini sesuai keinginan kita. Ada banyak hal yang kita lakukan bukan atas kemauan kita, melainkan karena adanya kesempatan.” – hlm. 73

Semuanya terlihat professional dengan perasaannya sendiri dan pekerjaannya yang terbukti berhasil membuat Alva kagum atas hasil jerih payahnya untuk membuat impian perjalanan bulan madu Alva dengan calon istrinya. Karena bagi Shera Honeymoon Express adalah bagian dari hidupnya yang dijalaninya tulus dan sungguh-sungguh untuk mewujudkan impian bulan-madu romantis kliennya.  Tapi semuanya mulai berantakan semenjak Shera mendengar sesuatu tentang calon istrinya Alva yang seharusnya tidak ia dengar. Karena yang seharusnya terjadi di antara mereka adalah hubungan yang professional. Belum lagi di satu sisi Shera juga lagi PDKT bersama Eldi dan ‘sudah’ menganggap Alva dari bagian masa lalunya.

Shera punya pengalaman buruk dengan posisi sebagai perebut pasangan orang lain atau perselingkuhan. Oleh sebab itu, Shera berusaha keras mengabaikan percikan yang ada di antara Alva dan dirinya. Dan mulai fokus pada hubungannya bersama Eldi. Namun tanpa disadarinya selama ini, Eldi pun ternyata mempunyai rahasia besar yang nyaris membuat Shera kehilangan rasa percaya dirinya. Shera merasa ia seperti mempunyai kutukan di dalam dirinya. Mempunyai Honeymoon Express untuk mewujudkan impian pasangan yang ingin berbulan madu romantis tapi ia sendiri malah tidak pernah berhasil dengan kisah romatisnya. Mempunyai Honeymoon Express untuk menciptakan perjalanan romantic tapi tidak akan pernah mengalaminya sendiri.

Keputusan apa yang akan dipilih Shera untuk hidupnya? Kisah romantisnya atau focus pada Honeymoon Express saja?

R E V I E W

Honeymoon Express, awal sempurna untuk siapapun pembaca yang ingin mewujudkan impian bulan madu romantis. Panduan awal. Well, deskripsi tentang perjalanan bulan madunya membuatku kagum, dengan bahasa yang ditulis mudah dipahami, mudah dibayangkan seperti tempat-tempat yang menjadi destinasi bulan madunya. Untuk gambaran suasana romatis yang membekas itu waktu Shera dan Alva lagi survey tempat di Bali, saat lampu-lampu yang tiba-tiba menyala di sekitar perahu seperti percikan cahaya yang tiba-tiba menyala dan tidak lama kemudian muncul lampion-lampion yang terbang. Romantisnya dapat bangett. Sampai-sampai ada yang ikutan baper juga, heheheh

Untuk alurnya sendiri menggunakan alur maju. Berawal dari cuplikan Alva dan Shera di masa perkuliahan yang ternyata masing-masing dari mereka hanya memendam perasaan tanpa satupun berani untuk mengungkapkannya, hingga tiba-tiba Alva memutuskan untuk pindah ke luar negeri membawa perasaannya serta. Hingga pertemuannya kembali dengan Shera setelah tujuh tahun berlalu membuatnya sadar kalau perasaan suka itu masih ada. Dan tanpa rencana meminta bantuan Shera untuk perjalanan bulan madunya bersama Keisha, tunangannya yang tentu saja meredupkan letupan-letupan harapan yang sempat muncul di hati Shera saat pertemuan mereka kembali. Walaupun di awal-awal aku ngerasa sedikit jenuh dengan alurnya –nggak tau kenapa-. Ntah mungkin karena alurnya sedikit lambat, tapi pas bagian terungkapnya sosok Eldi sebenarnya, nah dibagian ini semangat aku mulai muncul kembali untuk menuntas habis kisah galau dibuku ini.

Diceritakan dari sudut pandang orang ketiga secara bergantian antara Alva dan Shera membuat aku bisa memahami dengan baik bagaimana perasaan dan kegalauan tiap karakternya, terutama tokoh utamanya. Shera dan perasaannya yang dipaksa harus bisa bersikap professional. Alva dengan impian Keisha yang ingin diwujudkannya dan perasaan terpendamnya yang ternyata masih ada. Yulia yang stress melihat sahabatnya yang keras kepala karena perasaannya sendiri.

Untuk karakter penokohannya sendiri aku suka dengan karakter Yulia. Sosok sahabat yang selalu ada di saat dibutuhkan. Tanpa perlu memandang kesalahan apa yang dibuat oleh Shera. Walaupun awalnya Yulia sudah menentang keras niat Shera, tapi Yulia tetap merentangkan tangannya buat Shera. Sosok sahabat sejati.

Shera sendiri adalah sosok penyuka hal-hal yang berbau romantis. Sedari remaja dia sudah  mengumpulkan berbagai tempat romantis yang ia sukai yang kemudian ia satukan dalam bentuk album Honeymoon Dreams hingga kemudian ia mewujudkannya melalui Honeymoon Express. Menjadi seorang Honeymoon Organizer adalah impiannya. Walaupun kehidupan pribadinya sendiri jauh dari keromantisan. Diselingkuhi tunangannya sendiri, ditipu mentah-mentah, bahkan pernah mempunyai mantan pacar yang nyaris keromantisan yang dimiliki mantannya itu membuatnya muntah, dan yang terakhir cinta diam-diamnya yang menyakitkan bersama Alva. Walaupun kadang ada juga dibuat kesal karena sikapnya yang terlalu banyak mikir dan bermain-main sama jodoh.
Alva yang dulunya dikenal Shera adalah pencinta lingkungan, pengagum hewan liar, ada pendaki gunung. Dimasa kini ia adalah seorang animator. Cowok tipe romantis yang netral dari sudut pandang Shera. Tidak berlebihan tapi bisa membuat perempuan diluaran sana meleleh dengan perhatian dan kesungguhannya dalam menciptakan dan mewujudkan impian bulan madunya Keisha yang bahkan Shera pun dibuat iri.
Untuk tokoh Keisha sebelumnya aku sudah punya feeling buruk tentang dia. Walaupun agak kurang yakin. Tapi yaah perannya sedikit membuatku mellow, karena aku bener-bener nggak nyangka.
Kemudia ada Eldi, cowok yang sedang dekat dengan Shera yang membuatnya menolak mentah-mentah permintaan Alva di Bali. Yang ternyata menyimpan rahasia besar yang bisa merugikan Shera.
Dan ada beberapa lagi tokoh pendukung lainnya yang masing-masing punya peran dan tempatnya masing, seperti Evan sahabat lainnya Shera dan Yulia.

Overall,bagi penyuka kisah romantis ala metropop aku rekomendasikan buku ini buat kamu. Dengan bacaan ringan tanpa ada bumbu-bumbu pedas konflik yang mengkhawatirkan.



 R A T I N G




Share this post:

Related Posts

Comments are closed.

View My Stats