REVIEW The Power of Action

Menjadi bisa itu perlu proses. Filosofi hasil bermain layang-layang adalah jika kita berupaya untuk mencapai satu tujuan dengan seratus persen pencurahan, akan terbuka bermacam-macam cara mencapainya, sehingga tujuan itu tercapai. Sama seperti saat kita hendak menerbangkan layang-layang pertama, ternyata itu tak beda jauh dengan saat kita memulai sesuatu yang baru, semisal membangun sebuah bisnis....

REVIEW Dilarang Mengeluh

“Jangan mudah mengeluh, kawan. Kehidupan memang tidak mudah, tetapi bukan untuk dikomentari dan dikeluh-kesahkan. Hari demi hari memang kadang terasa berat, tetapi bukan untuk menjadikanmu mudah marah, berprasangka buruk, dan tidak bersyukur.” (hlm. xvii) Buku ini mencoba menjelaskan tentang hal-hal kecil yang sering terlupakan. Betapa sebenarnya Allah Mahabaik dan selalu berbuat baik pada semua...

REVIEW Bila Esok Ayah Tiada

“Anakku, engkau hidup di sebuah masa yang berbeda dari masaku dulu. Engkau akan menghadapi beban yang lebih berat dan fitnah di sana-sini. Engkau hidup di masa orang tidak saling percaya, senang berbantah-bantahan, lebih mendahulukan akal daripada hati, dan mengecilkan perintah Tuhannya.” (hlm. 1) Sebenarnya di perpustakaan sekolah sudah ada buku ini dengan cover yang lama. Pas liat cover cetakannya...

REVIEW Media Darling Ala Jokowi

Jokowi bisa menjadi media darling karena bahasa tubuhnya yang akrab berhadapan dengan kamera. (hlm. 5) Belakangan ini, perkembangan kajian media tak bisa lepas dari rintisan Roland Barthes yang memilih budaya media sebagai bidang penelitiannya. Banyak yang ia tunjukkan dari kajian media itu. Ketika melihat foto, Barthes membedakan dua gejala tanda yang tak bisa dipisahkan: foto secara keseluruhan...

REVIEW Satria November

“Semua yang ada di dunia ini kejutan – paket yang dibungkus rapi.” (hlm. 200) Mima dan Mika adalah kakak adik yang kembar. Suatu hari, mamanya memutuskan untuk menjaga anak sahabatnya, bernama Tante Helena. Bukan tanpa alasan mama mau menjaga anak sahabatnya, Inov yang masa lalunya lumayan memiliki banyak masalah ini. Salah satunya sebagai mantan pengguna. Setelah keluar dari rehab, Tante Helena...

[BLOGTOUR] REVIEW Besali + GIVEAWAY

Kadang kita terluka bukan oleh orang lain. Tapi oleh pilihan-pilihan kita sendiri. (hlm. 41) Ketika hujan reda menjadi gerimis lembut, Lohita sungguh tak menyangka secepat itu harus mengantar ayahnya ke pembaringan terakhir ayahnya. Seperti ibunya, tugas lelaki itu pun telah usai. Ia tahu, kewajibannya kini adalah mendoakan sebanyak-banyaknya. Tetapi, bukan hanya musim berbeda yang mengantar kepergian...

[BLOGTOUR] REVIEW Khadijah: First Love Never Dies + GIVEAWAY

Bahagia adalah ketika kita tersentuh atas apa yang Tuhan berikan, kemudian mensyukuri segala anugerah itu. (hlm. 31) Bagi Khadijah, matahari terbit laksana harapan. Harapan untuk mendapatkan satu semangat baru yang akan mengobarkan impian. Harapan untuk mendapatkan hal-hal yang lebih baik. Harapan untuk hidup yang lebih berbahagia, meski kadang kenyataan tak semanis harapan dan kadang harus menunggu...

REVIEW Muda Berdaya Berkarya Raya

Saat kita melihat orang berdiri di puncak, kadang yang perlu kita pelajari bukan bagaimana dia bisa sampai ke puncak. Tetapi apa yang dia pikirkan ketika ada di bawah, ketika dia mendaki, dan ketika dia menuntaskan pendakian itu. Apa yang dia cari? (hlm. 55) Sebenarnya udah tahu nama penulisnya, udah lumayan lama, sejak zaman kuliah. Tapi sepertinya selama ini saya belum berjodoh untuk membaca buku-bukunya....

REVIEW Konmari Mengubah Hidupku

People cannot change their tidying habits without first changing their way of thinking. – Marie Kondo Dari segi bahasa, clutter bisa diartikan sebagai ‘kekacauan, kekusutan, kebisingan, atau keributan’. Clutter mengindikasikan sesuatu yang tidak rapi, tidak nyaman, tidak enak dilihat, dan tidak menyenangkan. Lebih dalam lagi, clutter bisa merupakan sesuatu yang mengganggu perasaan dan emosi....

REVIEW Bangku itu Kosong Dua

“Kalau kita terluka memang seharusnya disembuhkan dahulu. Bukan ditutup lagi dengan luka baru. Aku dan kamu sudah melakukan yang salah di masa lalu, terluka dan menutupnya dengan luka lagi. Kita nggak mencoba berusaha menyembuhkan luka lama itu dulu, tapi malah mencari masalah baru.” (hm. 199) MATANGI PARABAWA. Artinya Sang Dewi yang mencintai orang lain. Anggi, panggilannya. Dulu, bapak dan ibunya...
View My Stats