REVIEW Alcatraz vs the Evil Librarians

“Kau tidak sadar bahwa semua perpustakaan jauh lebih berbahaya dari kelihatannya.” (hlm. 49) Sebenarnya sudah lumayan lama mengincar buku ini. Apalah daya nasib nggak ada toko buku di sini. Mau beli online, selalu seri-nya nggak lengkap. Akhirnya nekat nitip teman, dua seri dapet di Bandung, dan tiga seri lainnya dapet di Jakarta. Sungguh rumit perjalanan mendapatkan lima buku ini seri secara...

REVIEW My Brave Action

“Visi adalah seni melihat apa yang tak terlihat oleh orang lain.” (hlm. 3) Apakah visi itu? Mudah bagi kita untuk menemukan definisi visi. Menurut penulis, visi adalah gambaran keinginan yang jelas seperti apa diri kita di masa depan. Misalnya, lima tahun ke depan kita mau jadi apa atau seperti apa. Dengan visi yang kuat, kita tak hanya mampu melihatnya, tetapi juga merasakannya. Jika visi kita...

13 Reasons Why

Karena masa lalu tidak bisa ditulis ulang. (hlm. 74) Sudah lumayan lama nyidam buku ini, tapi nggak pernah kesampaian hingga akhirnya terbit ulang dengan cover dan penerbit yang berbeda. Menurutku untuk cover yang ini keren banget. Nuansa kelamnya dapet, trus ada deretan 13 kaset yang saling terhubung satu sama lain yang merupakan representasi jalan ceritanya buku ini. Kenapa saya pengen banget baca...

REVIEW Seni Hidup Minimalis

“Ada tiga kategori barang, yaitu barang fungsional, barang dekoratif, dan barang emosional.” (hlm. 6) Terapkan prinsip, jika barang itu membuat kita bahagia, letakkanlah di tempat yang terlihat jelas dan nikmati keberadaannya. Sebaliknya, jika mempertahankan suatu barang hanya karena merasa berkewajiban, kita harus mempertimbangkan keberadaan barang itu dengan serius. Kita juga sering kali sulit...

REVIEW The Power of Action

Menjadi bisa itu perlu proses. Filosofi hasil bermain layang-layang adalah jika kita berupaya untuk mencapai satu tujuan dengan seratus persen pencurahan, akan terbuka bermacam-macam cara mencapainya, sehingga tujuan itu tercapai. Sama seperti saat kita hendak menerbangkan layang-layang pertama, ternyata itu tak beda jauh dengan saat kita memulai sesuatu yang baru, semisal membangun sebuah bisnis....

REVIEW Dilarang Mengeluh

“Jangan mudah mengeluh, kawan. Kehidupan memang tidak mudah, tetapi bukan untuk dikomentari dan dikeluh-kesahkan. Hari demi hari memang kadang terasa berat, tetapi bukan untuk menjadikanmu mudah marah, berprasangka buruk, dan tidak bersyukur.” (hlm. xvii) Buku ini mencoba menjelaskan tentang hal-hal kecil yang sering terlupakan. Betapa sebenarnya Allah Mahabaik dan selalu berbuat baik pada semua...

REVIEW Bila Esok Ayah Tiada

“Anakku, engkau hidup di sebuah masa yang berbeda dari masaku dulu. Engkau akan menghadapi beban yang lebih berat dan fitnah di sana-sini. Engkau hidup di masa orang tidak saling percaya, senang berbantah-bantahan, lebih mendahulukan akal daripada hati, dan mengecilkan perintah Tuhannya.” (hlm. 1) Sebenarnya di perpustakaan sekolah sudah ada buku ini dengan cover yang lama. Pas liat cover cetakannya...

REVIEW Media Darling Ala Jokowi

Jokowi bisa menjadi media darling karena bahasa tubuhnya yang akrab berhadapan dengan kamera. (hlm. 5) Belakangan ini, perkembangan kajian media tak bisa lepas dari rintisan Roland Barthes yang memilih budaya media sebagai bidang penelitiannya. Banyak yang ia tunjukkan dari kajian media itu. Ketika melihat foto, Barthes membedakan dua gejala tanda yang tak bisa dipisahkan: foto secara keseluruhan...

REVIEW Satria November

“Semua yang ada di dunia ini kejutan – paket yang dibungkus rapi.” (hlm. 200) Mima dan Mika adalah kakak adik yang kembar. Suatu hari, mamanya memutuskan untuk menjaga anak sahabatnya, bernama Tante Helena. Bukan tanpa alasan mama mau menjaga anak sahabatnya, Inov yang masa lalunya lumayan memiliki banyak masalah ini. Salah satunya sebagai mantan pengguna. Setelah keluar dari rehab, Tante Helena...

[BLOGTOUR] REVIEW Besali + GIVEAWAY

Kadang kita terluka bukan oleh orang lain. Tapi oleh pilihan-pilihan kita sendiri. (hlm. 41) Ketika hujan reda menjadi gerimis lembut, Lohita sungguh tak menyangka secepat itu harus mengantar ayahnya ke pembaringan terakhir ayahnya. Seperti ibunya, tugas lelaki itu pun telah usai. Ia tahu, kewajibannya kini adalah mendoakan sebanyak-banyaknya. Tetapi, bukan hanya musim berbeda yang mengantar kepergian...
View My Stats