REVIEW Brand Genius

Organisasi bisnis harus berusaha untuk membuat mereknya tidak hanya dicintai, tetapi bisa dipuja oleh seluruh konsumennya dan menjadi impian dari banyak pelanggan yang potensial. Korporasi harus memikirkan bahwa kekayaan terpenting dari suatu perusahaan bukanlah berupa pabrik, kantor pusat, gedung, tanah, mesin, bahan baku, karyawan, teknologi, kendaraan dan semua aktiva tetap maupun aktiva lancar....

REVIEW Dua Jejak

Kita semua harus siap dengan perban masing-masing untuk mengobati luka. Sama kayak jaringan kulit dan tubuh kita, hidup akan menyembuhkan dengan sendirinya. (hlm. 347) SATRYA. Baginya, secara teori memang benar kalo KINAN itu bukan segalanya. Tapi ada hal-hal yang dia rasa harus diselesaikan dengan Kinan. Namun gadis itu malah hilang seolah bumi sudah menelannya. Kenyataan yang membuat Satrya semakin...

REVIEW Mencari Simetri

“Kau tahulah, orang yang menghubungimu setiap hari, mengajakmu jalan bareng, kadang-kadang bahkan memegang tanganmu, tapi tidak pernah benar-benar menjadi pacarmu.” (hlm. 7) APRIL. Umurnya resmi 29 tahun. Dia masih merasa seperti dirinya saat masih berumur 16 tahun. Dia merasakan sensasi kepanikan menerpanya saat menyadari bahwa hidup terus melaju selagi dia mematung tanpa melakukan apa-apa. Usia...

REVIEW Progresnya Berapa Persen?

“Kita nggak punya hak untuk mengatur-atur perasaan orang lain. Biar itu jadi urusan individunya sendiri.” (hlm. 106) Dilihat dari judul bukunya saja, kita akan bisa menebak jikalau buku ini bertema dunia kerja. Di umur saya ini, tentunya lebih menyukai buku-buku dengan dunia bertema kerja seperti ini, plus dengan segala keruwetan dunia kerja, menghadapi orang-orang di lingkungan kerja, dan juga...

REVIEW Jadilah yang Terbalik!

“Dengan terbalik, segala sesuatu bisa menarik, keren, lucu, unik, luar biasa, dan sebagainya. Tapi ingat, bukan sekadar terbalik.” (hlm. 6) Terbalik yang dimaksudkan di sini adalah ‘berbeda’. Hasilnya bisa unik, nyetrik, luar biasa, dan fenomenal. ‘Saudaranya’ adalah kreatif, imajinatif, inovatif, serta melawan arus. Kita sering menginginkan yang terbaik, tapi masih melakukan hal-hal yang...

REVIEW Alcatraz vs the Evil Librarians: The Dark Talent

“Pustakawan tak pernah bisa berpikir lurus kalau buku-buku mereka berantakan.” (hlm. 214) “Teknologi pustakawan. Cuma sedikit lebih maju daripada teriakan keras.” (hlm. 87) Para pustakawan tahu semua orang akan mengungsi. Sekarang, mereka bermaksud meratakan kota menggunakan robot sementara semua orang bersembunyi. Alcatraz akhirnya berhasil menyelamatkan Kerajaan Mokia, namun harga yang harus...

REVIEW Alcatraz vs the Evil Librarians: The Knights of Crystallia

“Ini perang melawan Pustakawan. Mereka menyusup ke dalam Bangsa Crystin: mereka menodai Batu Benak. Kalau mereka menang, tidak diragukan lagi mereka akan membubarkan para kesatria!” (hlm. 31) Setiap anggota keluarga smedry memiliki bakat. Bakat tersebut bisa kuat, bisa tak dapat ditebak, dan bisa juga bencana. Tapi selalu menarik. Seseorang bisa mendapatkannya jika dilahirkan dalam keluarga Smedry...

REVIEW Alcatraz vs the Evil Librarians: The Knights of Crystallia

“Segalanya akan lebih baik bila dikuasai Pustakawan.” (hlm. 239) Ibu Alcatraz berhasil mencuri pasangan lensa milik ayahnya. Aksi pencurian yang dilakukan ibunya adalah jika dia memiliki akses ke Oculator, dia bisa membaca Bahasa Yang Tak Terlupakan dan memahami rahasia bangsa Incarna kuno. Dia bisa membaca tentang keajaiban teknologi dan sihir mereka, menemukan senjata-senjata canggih. Ini masalah....

REVIEW Alcatraz vs the Evil Librarians: The Scrivener’s Bones

“Kau kehilangan jiwamu ketika membuka atau memindahkan buku. Simbol di dinding bisa dibaca tanpa dibuka.” (hlm. 203) Di buku kedua ini, bakat Alcatraz semakin kuat saja. Sebelumnya, benda-benda yang dirusaknya adalah pot dan piring, dengan pengecualian amat jarang dari sesuatu yang lebih besar seperti bidang beton yang dihancurkannya saat berusia tujuh tahun. Itu tidak ada apa-apanya dibandingkan...

REVIEW Alcatraz vs the Evil Librarians

“Kau tidak sadar bahwa semua perpustakaan jauh lebih berbahaya dari kelihatannya.” (hlm. 49) Sebenarnya sudah lumayan lama mengincar buku ini. Apalah daya nasib nggak ada toko buku di sini. Mau beli online, selalu seri-nya nggak lengkap. Akhirnya nekat nitip teman, dua seri dapet di Bandung, dan tiga seri lainnya dapet di Jakarta. Sungguh rumit perjalanan mendapatkan lima buku ini seri secara...
View My Stats